01 September 2020 11:54:39
Ditulis oleh Admin

Musdes Penyusunan RKPDes Tahun 2021 dan Pengesahan Raperdes Lingkungan Hidup

prunggahanwetan-semanding.desa.id Menginjak Bulan Agustus 2020, tibalah saatnya merumuskan rencana pembangunan Desa Prunggahan Wetan untuk tahun depan, yaitu tahun 2021. Tahapan ini disebut dengan Penyusunan Rencana Kerja Pembangunan Desa atau Penyusunan RKPDes Tahun Anggaran 2021. Dalam hal ini, Desa Prunggahan Wetan telah mengadakan Musyawarah Desa terkait hal tersebut. Kemarin (26/08) bertempat di Balai Desa setempat, Musdes RKPDes dilaksanakan. Agenda ini membahas juga terkait pengesahan Raperdes Lingkungan Hidup menjadi Perdes Lingkungan Hidup Desa Prunggahan Wetan.

Dalam agenda tersebut hadir pula Camat Semanding beserta Kasi Pemerintahan Kecamatan Semanding. Dalam sambutannya, Camat Semanding, Drs.Danarji, MM, menerangkan," Usulan tahun 2020 banyak terjadi pergeseran anggaran, utamanya disesuaikan dengan situasi kondisi Covid-19, sehingga perencanaan yang sudah disepakati tidak bisa dilaksanakan dengan penuh. Contoh saja adanya BLT DD. Untuk itu tolong dipahami dan dimaklumi."

Kepala Desa Prunggahan Wetan, Hari Winarko, S.H, " Di tahun 2020 banyak pembangunan yang belum terlaksana, nanti akan diprioritaskan terlebih dahulu baru yang lainnya. Tentunya disesuaikan dengan pagu yang ada." Dalam kesempatan tersebut Hari juga menambahkan terkait perkembangan pembangunan eks makam santri, bahwa rencananya akhir bulan September akan dibangun. Perpaduan kerjasama Dinas PUPR dan PRKP Kabupaten Tuban. Serta menjelaskan bahwa tanah tersebut sepenuhnya kita serahkan kepada MWCNU Semanding untuk pembangunan sarprasnya.

Terkait Perdes Pelestarian Lingkungan Hidup, Hari juga menerangkan bahwa masalah sampah sangat luar biasa. Perdes ini dapat mengurangi dampak dari sampah tersebut. Dalam Perdes tersebut juga tertera hukuman bagi mereka yang melanggar peraturan.

Acara dilanjutkan dengan pembentukan Tim Perumus RKPDes Prunggahan Wetan. Tim terdiri dari 11 orang dengan susunan sebagai berikut : Kepala Desa sebagai Pengarah, Sekretaris Desa sebagai ketua, Ketua LPMD Bapak Risdjam sebagai sekretaris, kemudian anggota-anggota yaitu M. Arif Afandi, Jumiati, Didik Sutrisno, Sugiyono, Lilik Guntomo, M. Nurul Muslimin, Kanang, dan terakhir Supiyati, sebagai perwakilan perempuan.

Masukan saran juga dilontarkan dari beberapa tokoh masyarakat desa. Tentunya partisipasi masyarakat sangat diperlukan dalam jalannya pembangunan di desa. Masyarakat harus terlibat dalam perencanaan, pembangunan, pengawasan serta pemeliharaan pembangunan di desanya.

( NWDH )



Kategori

Bagikan :

comments powered by Disqus