10 Agustus 2020 11:34:23
Ditulis oleh Admin

Sedekah Bumi dan Tahlil Dalam Rangka Haul Patih Barat Ketigo

prunggahanwetan-semanding.desa.id Haul Patih Barat Ketigo Desa Prunggahan Wetan tahun ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Jika tahun-tahun sebelumnya dilaksanakan di Lapangan Barat Ketigo dengan di berbagai acara besar seperti acara rebana ibu-ibu, kemudian di hari kedua mengadakan Pengajian Akbar, kali ini dikemas secara sederhana dengan menggelar pengajian sederhana di Makam Patih Barat Ketigo, dengan pembicara KH. Anshori Pengasuh Pondok Pesantren Tarbiyatut Tullah Sumur Cinde Soko Tuban. Kegiatan tetap mengedepankan protokol kesehatan. Tempat cuci tangan dan sabun sudah disediakan di pintu masuk Makam Patih Barat Ketigo. Dan untuk mengantisipasi membludaknya jamaah yang hadir, pengaturan jarak juga sudah disesuaikan oleh panitia sebelumnya.

Acara diawali dengan pembacaan tahlil dan kirim doa setelah ashar yang dipimpin oleh Drs. H. Soeparno, tokoh masyarakat setempat, beserta jamaah. Tahlil berlangsung hingga menjelang adzan maghrib. kemudian berhenti sejenak untuk sholat maghrib di rumah masing-masing. Setelah Isya', acara kembali dilanjutkan dengan tahlil akbar yang dipimpin oleh Nur Salim, S.Pd.I, tokoh agama setempat beserta jamaah yang lain.

Dalam acara pengajian tersebut dihadiri oleh Camat Semanding beserta rombongan, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta para tokoh masyarakat setempat. Kepala Desa Prunggahan Wetan, Hari Winarko, S.H, menjelaskan," Untuk pembangunan Makam Patih Barat Ketigo ini dana akan turun pada tahun ini. Barangkali cungkupnya kita bangun lebih besar lagi. Harapan ke depan bisa menjadi wisata religi dan wisata budaya. Karena menurut sejarahnya merupakan cikal bakal Kabupaten Tuban," terangnya.

Dalam sambutannya tersebut, Hari juga melaporkan terkait tanah eks makam santri di Taragan. Bahwa sudah menghadap ke Bupati Tuban terkait pembangunan plengsengan. Dana yang dikucurkan hingga 1 miliar oleh Dinas PRKP serta PUPR Kabupaten Tuban.

Dalam kesempatan ini, Hari juga menambahkan," satu lagi, terkait adanya rancangan Peraturan Desa tentang Pelestarian Lingkungan Desa Prunggahan Wetan, terkait dengan pengelolaan sampah, ekosistem, biota sungai, ikan-ikan yang disetrum warga beserta sanksi-sanksinya. Rancangan perdes sudah dievaluasi oleh Camat Semanding, dan setelah ini dapat diundangkan pada lembaran desa."

Camat Semanding, Drs. Danarji, MM, menyampaikan," Kepala Desa Prunggahan Wetan sangat peduli dengan situs sejarah, peduli pada leluhur seperti Dandang Wacono, dan Patih Barat Ketigo ini, bahkan pembangunannya akan dilanjutkan lagi. Ini dapat bekerja sama dengan Pemerintah Desa Bejagung, peziarah setelah berziarah dari Sunan Bejagung Lor kemudian ke Sunan Bejagung Kidul lalu kemudian kesini ( Makam Barat Ketigo ). Ini dapat menambah Pendapatan Asli Desa Prunggahan Wetan." terangnya.

( NWDH )



image
Gambar Tambahan 1 Lihat Gambar
image
Gambar Tambahan 2 Lihat Gambar
image
Gambar Tambahan 3 Lihat Gambar
Kategori

Bagikan :

comments powered by Disqus